wahai pemilik rasa......!
dendang bersahut tak henti akan kami lantunkan
biar merdu terdengar di cakrawala kanvas puisi kita
walau ada sedikit terselip nada sumbang dalam nada
namun tak perlu mengurangi makna maksud semula
dalam mencoraki cerita kehidupan agar tak melara
disaat hampa terasa mengusik peladangan sukma
wahai pemilik rasa........!
saat kutafakur diantara senja yang memerah saga
telah aku kumpulkan puspa puspa kata yang menebar
berserakan di peladangan jiwa dan belantara sukma
menjadi bait bait kerinduan dan kesetiaan yang tercipta
dalam lembar persahabatan sarat hiqmah penuh makna
wahai pemilik rasa.....!
sebelum senja nan saga berpulang
izinkan kujamah rasa dengan puspa kata
mari satukan rasa wahai saudara saudari sejiwa
mari kita jamah asa pada langkah sang dewata
demi rasa tetap terjaga di jambangan jiwa
Pasarean Arya Kamuning
Pena Arsky (02042016)
dendang bersahut tak henti akan kami lantunkan
biar merdu terdengar di cakrawala kanvas puisi kita
walau ada sedikit terselip nada sumbang dalam nada
namun tak perlu mengurangi makna maksud semula
dalam mencoraki cerita kehidupan agar tak melara
disaat hampa terasa mengusik peladangan sukma
wahai pemilik rasa........!
saat kutafakur diantara senja yang memerah saga
telah aku kumpulkan puspa puspa kata yang menebar
berserakan di peladangan jiwa dan belantara sukma
menjadi bait bait kerinduan dan kesetiaan yang tercipta
dalam lembar persahabatan sarat hiqmah penuh makna
wahai pemilik rasa.....!
sebelum senja nan saga berpulang
izinkan kujamah rasa dengan puspa kata
mari satukan rasa wahai saudara saudari sejiwa
mari kita jamah asa pada langkah sang dewata
demi rasa tetap terjaga di jambangan jiwa
Pasarean Arya Kamuning
Pena Arsky (02042016)





Posting Komentar